Ramadhan Tiba, Ramadhan Tiba…

Sudah hampir sebulan sejak terakhir saya masuk kantor. Work From Home yang ditetapkan pemerintah membuat kami berkegiatan dirumah sejak pertengahan Maret lalu.

Banyak perubahan yang terasa dalam pola kehidupan dan berkegiatan kami. Freya juga sudah mulai “mati gaya” dan lebih sering mengajak kami bermain ketimbang menghabiskan waktunya di depan layar handphone. Kami pun juga sudah mulai sibuk dengan rutinitas pekerjaan yang menumpuk dan harus dikerjakan dirumah. Terkadang semua itu membuat kami kewalahan, antara pekerjaan yang dikerjakan dirumah dan mengurus Freya (dan rumah).

Bahkan, kalau mau jujur, sebenarnya kamipun sudah mulai bosan dengan rutinitas kami. Tapi mau bagaimana lagi, ini demi kebaikan bersama, demi kebaikan kami dan kebaikan seluruh warga masyarakat, bahwa pandemi corona ini harus diputus rantai penularannya.

Ditengah semua itu, saat ini sudah masuk bulan suci Ramadhan. 24 April 2020 ditetapkan sebagai 1 Ramadhan 1441 Hijriah. Ada kegembiraan saat menyambut bulan puasa ini, tapi dibalik itu, ada sedikit kesedihan yang juga mungkin dirasakan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Bulan Ramadhan kali ini berbeda, ditengah pandemi virus corona yang entah sampai kapan berakhirnya (ketika tulisan ini dibuat, angka kasus positif corona di Indonesia sudah mencapai 7.775 kasus)

Ramadhan kali ini datang dikala negeri ini melawan pandemi. PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar masih berlaku di berbagai kota. Pusat perdagangan, niaga, dan tempat wisata masih ditutup. Masyarakat tidak diperkenankan melakukan keramaian, bahkan pemerintah sudah mengeluarkan larangan untuk mudik.

Ya, Ramadhan kali ini akan sedikit berbeda. Tidak ada acara buka bersama teman-teman dan keluarga, tidak ada acara mudik. Kami pun harus patuh terhadap larangan ini. Sekali lagi, ini demi kebaikan bersama.

Apapun itu, kami tetap mencoba menjalankan ibadah puasa seperti biasa. Toh, inti dari puasa dan berlebaran juga bukan soal mudik. Kami masih bisa memanfaatkan teknologi untuk tetap berkomunikasi dan bersilaturahmi dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan teman-teman kami.

Harapan kami sama seperti harapan setiap orang di negeri ini, bahkan di seluruh penjuru dunia, bahwa pandemi ini cepat berlalu.

Zald